January 2012
86 posts
Tuhan menciptakanmu sebagai pemanis pagiku, selain kopi susu dan kue bantal...
– January 30, 2012
Aku belajar menghargai perbedaan, termasuk siapa lebih sayang yang seharusnya...
– January 30, 2012
Aku suka tawa yang pernah kita bagi, pun tak menolak tangis yang hendak kau beri
– January 30, 2012
Rembulan menembus langit malam. Hujan terjun bagai tusukan. Tenggelam dalam...
– January 30, 2012
Setiap cinta, berpaling ke dalam pelukan para penjaga kata
– January 30, 2012
Suasana hati sedang sulit diketahui. Bahkan aku mulai tak fasih memahami diri...
– January 30, 2012
Aku adalah satu yang susah kau pilih dari sekian
– January 30, 2012
Aku pernah mencintai seseorang dalam sunyi. Takkan ku ulang untuk yang kedua...
– January 30, 2012
Sore ini, kau dan aku tegak berdiri, melihat hujan datang kemudian pergi
– January 30, 2012
Hanya sedikit yang ku punya. Pun tak dapat menawarkanmu sebuah asa
– January 30, 2012
Mengistirahatkan kita dalam rebah adalah sebenar-benarnya pelepas lelah
– January 30, 2012
Pelukmu adalah jaket yang paling menghangatkanku
– January 30, 2012
Rindu ini bebal, aku sampai kehilangan akal
– January 30, 2012
Dalam gelap yang kekal, ada diammu yang membanjiri hati dan jiwaku
– January 30, 2012
Bawakan aku ember berisi batu, akan kulempari setiap orang yang mengganggumu
– January 30, 2012
Kakiku berpikir soal melangkah, sementara otakku mengembara tak tentu arah
– January 30, 2012
Aku tinggal di alam semesta dengan kebenaran dan kebohongannya yang sementara
– January 30, 2012
Engkau bagiku seperti kata-kata yang perlu didengar oleh telinga
– January 30, 2012
Jangan berduka atas cinta yang pergi, karena sesungguhnya mereka meninggalkan...
– January 30, 2012
Menulis adalah bagaimana kita mempelajari diri sendirian
– January 30, 2012
Sebaik-baiknya sebuah niat tetaplah hanya sebuah niat jika ia dibiarkan saja...
– January 30, 2012
Aku serupa pendulum yang berayun mengucap halo dan selamat tinggal
– January 30, 2012
Rinduku serupa kidung pengantar tidur bagi ujung-ujung jari yang mengembara di...
– January 30, 2012
Insomnia datang, ketika pikiran penuh dengan kebisingan. Dan logika masih saja...
– January 30, 2012
Kamu adalah semua dalam segala di kepala
– January 30, 2012
Jangan marah lama-lama, nanti nirwana ikut murka. Kita damai ya
– January 30, 2012
Mendaur ulang ilusi. Melupakan yang lalu, menghadapi yang kini
– January 30, 2012
Daripada membiarkan waktu berlalu, aku lebih suka membuatnya membeku
– January 30, 2012
Angin mencuri suara, bersembunyi dalam hembusan tak terdengar. Dan aku terdiam...
– January 30, 2012
Aku yang mencintaimu sampai nanti, seperti pendulum yang berayun tanpa henti
– January 30, 2012
Kita terikat oleh sebuah kabel, terhubung dalam sengatan isi hati yang berjubel
– January 30, 2012
Aku kembali membiasakan diri, dengan mencintai yang menurutku adalah sebuah seni
– January 30, 2012
Ketika hujan, selalu jatuh ke dataran, ada angin, yang selalu memiliki rencana...
– January 30, 2012
Dua jiwa memperdagangkan pandangan. Pun keduanya membeli tanpa tawaran
– January 30, 2012
Kita akan terus bersama, janji antara bulan dan serigala
– January 30, 2012
Jalanan di masa laluku, diaspal dengan segala sesuatu tentangmu
– January 30, 2012
Aku menari menembus waktu. Aku berlari menuju arahmu
– January 30, 2012
Langit malam menidurkan bintang dan rembulan. Aku sendiri tengah bersiap untuk...
– January 30, 2012
Aku menangis seolah samudera tengah pasang. Kantung mataku tebal tergenang
– January 30, 2012
Udara dingin merayapi lengan dan bahu. Mengombang-ambingkan kesabaran akan rindu
– January 30, 2012
Kata-kata menjenuhkan kepala. Suara-suara menjemukan telinga
– January 30, 2012
Enggan, menyisakan isak yang merobek tanpa sisa
– January 30, 2012
Lari pergi dari memori. Lari pergi dari hati. Lari pergi hilang kemudian mati
– January 30, 2012
Sahabat diciptakan untuk berbagi keluhan dalam batasan, bukannya mencampuri...
– January 30, 2012
Kenangan berlalu, terbawa angin yang merubah arah halu
– January 30, 2012
Hasil yang ku dapatkan, lebih dari sekedar kepastian, melainkan tak terbantahkan
– January 30, 2012
Resolusi tahun baru saya adalah membuat kesalahan yang sama dengan cara yang...
– January 30, 2012
Aku adalah air, begitu juga denganmu. Mari kita saling melepaskan dahaga
– January 30, 2012
Terseok di atas aspal sejauh sejengkal sesal dan sangkal
– January 30, 2012
Aku berjanji untuk mencintaimu, sampai ke tiap bintik-bintik jerawatmu
– January 30, 2012